PENDAHULUAN
Dalam setiap
pembelajaran pada zaman sekarang banyak guru yang menggunakan media
pembelajaran lebih tepatnya hampir seluruhnya menggunakan media, menggunakan media
pembelajaran juga dapat membantu pembelajaran agar dapat berjalan dengan baik dan
lebih efisien
terkadang banyak guru yang keliru dalam cara memilih media untuk pembelajaran
yang mengakibatkan adanya ketidaksesuaian antara pembelajaran dengan media yang
digunakan pada saat pembelajaran berlangsung.
Media pada hakekatnya
merupakan salah satu komponen sistem pembelajaran. Sebagai komponen, media
hendaknya merupakan bagian integral dan harus sesuai dengan proses pembelajaran
secara menyeluruh.
Dengan
menggunakan media pembelajaran pada anak SD akan lebih mempermudah mereka dalam
memahami materi yang akan disampaikan karena pada saat usia Anak-anak SD mereka
lebih berpikir konkrit dan belum bisa berpikir secara abstrak oleh karena itu
penggunaan media sangat membantu berjalannya proses pembelajaran.
Apabila
guru telah menentukan alternatif media yang akan guru gunakan dalam pembelajaran,
maka pertanyaan berikutnya sudah tersediakah media tersebut di sekolah atau di
pasaran ? Jika tersedia, maka guru tinggal meminjam atau membelinya saja.
Itupun jika media yang ada memang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah
guru rencanakan, dan terjangkau harganya. Jika media yang guru butuhkan
ternyata belum tersedia, mau tak mau guru harus membuat sendiri program media sesuai
keperluan tersebut. Untuk itu guru harus mengetahui cara pemilihan media
seperti apa yang cocok digunakan dalam kelas saat pembelajaran.
Dalam pemilihan media
pembelajaran kita juga harus memperhatikan prinsip, faktor, kriteria dan model
atau prosuder pemilihan media pembelajaran.
PRINSIP SERTA FAKTOR PEMILIHAN
MEDIA PEMBELAJARAN
Biasanya guru memilih
salah satu media dalam kegiatannya di kelas atas dasar pertimbangan antara lain
: (a) ia merasa sudah akrab dengab media itu, (b) ia merasa bahwa media yang
dipilihnya dapat menggambarkan dengan lebih baik daripad dirinya sebdiri, (c)
media yang dipilihnya dapat menarik minat dan perhattian siswa, serta
menuntunnya pada penyajian yang lebih terstruktur dan terorganisir. Dalam hal
memilih medi ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan tidak hanya ke
tiga pertimbangan diatas.
Hal
yang menjadi pertanyaan saat akan memilih media adalah apa ukuran atau kriteria
kesesuaian dalam pemilihan media. Jawabannya adalah ada beberapa faktor yang
perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media pembelajaran, misalnya tujuan
instruksional yang ingin dicapai, karakteristik siswa atau sasaran, jenis
rangsangan belajatr yang diinginkan (audio, visual, gerak , dan seterusnya),
keadaan latar atau lingkungan, kondisi setempat, dan luasnya jangkauan yang
ingin dilayani. Faktor-faktor tersebut pada akhirnya akan menjadi pertimbangan
dalam pemilihan media pembelajaran.
Prinsip
pemlihan media pembelajaran yang dikemukakan Nana Sudjana (1991) sebagai berikut :
1.
Menentukan jenis media dengan tepat. Artinya sebaiknya
guru memilih terlebih dahulu media manakah yang sesuai dengan tujuan dan bahan
pelajaran yang diajarkan.
2.
Menetapkan atau mempertimbangkan subyek dengan tepat.
Artinya, perlu diperhitungkan apakah penggunaan media itu sesuai dengan tingkat
kematangan/kemampuan anak didik.
3.
Menyajikan media dengan tepat. Artinya, teknik dan
metode penggunaan media dalam pengajaran harus disesuaikan dengan tujuan,
bahan, metode waktu dan sarana.
4.
Menempatkan atau memperlihatkan meia pada waktu,
tempat dan situasi yang tepat. Artinya kapan dan dalam situasi mana pada waktu mengajar
media digunakan. Tentu tidak setiap saat menggunakan media pengajaran, tanpa
kepentingan yang jelas.
Prinsip-prinsip
lain dalam pemilihan media pembelajaran yang harus diperhatikan, diantaranya :
1.
Pemilihan media harus sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai. Dalam hal pemilihan ini maksudnya guru harus memilih sesuai dengan apa
yang ingin guru tersebut capai agar tidak adanya kendala atau
ketidaksinambungan antar media dengan pembelajaran yang ingin guru tuju.
2.
Pemilihan media harus berdasarkan konsep yang jelas.
Maksudnya memilih media yang akan dipakai tidak hanya dengan anggapan bahwa
media ini mudah digunakan oleh guru atau sekedar untuk bersenang-senang,
melainkan harus menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran agar
meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran siswa.
3.
Pemilihan media harus disesuaikan dengan karakteristik
siswa. Maksudnya menggunakan media yang sesuai jika dipakai untuk seluruh siswa
dalam satu kelas dan mudah dipahami oleh siswa.
4.
Pemilihan media harus sesuai dengan gaya belajara
siswa serta gaya dan kemampuan guru. Untuk itu guru harus memahami
karakteristik serta prosedur penggunaan media yang dipilih.
5.
Pemilihan media harus sesuai dengan kondisi
lingkungan, fasilitas dan waktu yang tersedia untuk kebutuhan pembelajaran.
Tidak hanya memperhatikan prinsip-prinsip
kita juga harus memperhatikan Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan
media pembelajaran, yakni :
1.
Objektivitas. Metode dipilih bukan atas kesenangan
atau kebutuhan guru, melainkan keperluan system belajar. Karena itu perlu
masukan dari siswa.
2.
Program pengajaran. Program pengajaran yang akan
disampaikan kepada anak didik harus seusai dengan kurikulum yang berlaku, baik
menyangkut isi, struktur maupun kedalamannya.
3.
Sasaran program. Media yang akan digunakan harus
dilihat kesesuaiannya dengan tingkat perkembangan anak didik, baik dari segi
bahasa, simbol-simbol yang digunakan, cara dan kecepatan penyajian maupun waktu
penggunaannya.
4.
Situasi dan kondisi. Yakni situasi dan kondisi sekolah
atau tempat dan ruangan yang akan dipergunakan, baik ukuran, perlengkapan
maupun ventilasinya, situasi serta kondisi anak didik yang akan mengikuti
pelajaran baik jumlah, motivasi dan kegairahannya.
5.
Kualitas teknik. Barangkali ada rekaman suara atau
gambar-gambar dan alat-alat lainnya yang perlu penyempurnaan sebelum digunakan.
Misalnya suara atau gambar yang kurang jelas, keadaannya telah rusak,
ketidaksesuaian dengan alat yang lainnya.
Faktor
pertimbangan dalam memilih media pembelajaran yang tepat dapat kita rumuskan
dalam satu kata “ACTION” , yaitu akronim dari :
1.
Access
Kemudahan
akses menjadi pertimbangan pertama dalam media. Apakah media yang kita perlukan
itu tersedia, mudah, dan dapat dimanfaatkan oleh murid? Misalnya, kita ingin
menggunakan media Internet, perlu diperhatikan apakah koneksi Internetnya
memadai? Apakah siswa juga diperbolehkan menggunakan atau mengaksesnya ?
2.
Cost
Biaya juga harus dipertimbangakn.
Banyak jenis media yang dapat menjadi pilihan kita. Media canggih biasanya
mahal. Namun, mahalnya biaya tersebut harus kita pertimbangkan dengan seberapa
besar manfaatnya. Jika kita bisa menggunakan biaya yang lebih murah dan lebih
banyak manfaatnya akan lebih baik jika menggunakan biaya yang lebih murah.
3.
Technology
Mungkin saja kita tertarik kepada
satu media tertentu. Tetapi kita perlu perhatikan apakah teknologinya tersedia
dan mudah menggunakannya? Katakanlah kita ingin menggukan media audiovisual di
kelas. Perlu kita pertimbangkan, apakah ada jaringan listrik, apakah voltase
listriknya memadai ?
4.
Interactivity
Media yang baik adalah dapat
menimbulkan komunikasi dua arah atau interaktivitas. Setiap kegiatan
pembelajaran yang guru kembangkan tentu memerlukan media yang sesuai dengan
tujuan pembelajaran tersebut.
5.
Organization
Pertimbangan yang juga penting
adalah dukungan organisasi. Misalnya, apakah pimpinan sekolah mendukung?
Bagaimana pengorganisasiannya?
6.
Novelty
Kebaruan dari media yang guru pilih
juga harus menjadi pertimbangan. Media yang lebih baru biasanya lebih baik dan
lebih menarik bagi siswa.
KRITERIA
PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
Seperti yang telah diketahui dalam
pemilihan media tidak hanya faktor, prinsip tetapi guru juga harus
memeperhatikan kriteria pemilihan media pembelajaran. Terdapat dua macam media
pembelajaran (instructional material), yaitu (1) media yang dimanfaatkan.
Artinya media itu telah ada sedangkan guru tinngal memilih dan menggunakannya,
dan (2) media yang dirancang sendiri. Artinya media yang harus disiapkan dan dikembangkan
oleh guru.
Apabila
akan menggunakan media pengajaran dengan memanfaatkan rancang yang telah ada,
yang dapat dijadikan dasar acuannya ialah.
a)
Apakah topik yang akan dibahas dalam media tersebut
dapat menarik minat siswa untuk belajar?
b)
Apakah materi yang terkandung dalam media tersebut
penting dan berguna bagi siswa?
c)
Apabila media itu sebagai sumber pengajaran yang
pokok, apakah isinya relevan dengan kurikulum yang berlaku?
d)
Apakah materi yang disajikan autentik dan actual,
ataukah informasi yang sudah lama diketahui massa dan atau peristiwa yang telah
lama terjadi?
e)
Apakah fakta dan konsepnya terjamin kecermatannya atau
suatu hal yang masih diragukan?
f)
Apakah format penyajianny berdasarkan tatat urutan
belajar yang logis?
g)
Apakah pandangannya objektif dan tidak mengandung
unsur propaganda atau hasutan terhadap siswa?
h)
Apakah narasi, gambar, efek, warna dan sebagainya,
memenuhi standar kualitas teknis?
i)
Apakah bobot penggunaan bahasa, simbol-simbol, dan
ilustrasi-ilustrasinya sesuai dengan tingkat kematangan berpikir siswa?
j)
Apakah sudah diuji kesahihannya (validitasnya)?
Untuk
jenis media rancangan (yang dibuat sendiri), pertanyaan-pertanyaan yang
dijadikan sebagai acuan diantaranya sebagai berikut :
a)
Apakah materi yang akan disampaikan itu untuk tujuan
pengajaran atau hanya informasi tambahan atau hiburan?
b)
Apakah media yang dirancang itu untuk keperluan
pembelajaran atau alat bantu pembelajaran (peraga)?
c)
Apakah dalam pembelajarannya akan menggunakan strategi
kognitif, afektif, atau psikomotor?
d)
Apakah materi pelajaran yang akan disampaikan itu
masih sangat asing bagi siswa?
e)
Apakah perlu rangsangan suara seperti untuk
pembelajaran bahasa?
f)
Apakah perlu rangsangan gerak seperti untuk
pembelajaran seni tari atau olahraga?
g)
Apakah perlu rangsangan warna?
Setelah
ketujuh pertanyaan tersebut terjawab, maka guru dapat mengajukan alternatif
media yang akan dirancang. Alternatif tersebut mungkin jenis media audio,
visual, atau audiovisual. Selanjutnya ajukan lagi pertanyaan sebagai acuan
berikutnya.
h)
Apakah bahan dasarnya tersedia atau mudah diperoleh/
i)
Apakah alat pembuatannya tersedia?
j)
Apakah pembuatannya tidak terlalu rumit?
k)
Apabila menghadapi kesulitan, apakah ada orang-orang
yang dapat diminta bantuannya?
l)
Apakah mudah dalam penggunaannya dan atau tidak membahayakan
seperti meledak, menimbulkan kebakaran, dan sebagainya?
m)
Apakah tersedia dana untuk pembuatannya?
Nana
Sudjana & Ahamd Rival (1991) mengemukakan rumusan pemilihan media dengan
kriteria-kriteria sebagai berikut :
1.
Ketepatannya dengan tujuan pengajaran. Artinya, media
pengajaran dipilih atas dasar tujuan-tujuan intruksional yang telah ditetapkan.
Tujuan-tujuan intruksioanal yang berisikan unsur-unsur pemahaman, aplikasi,
analisis, sistesis, bisasanya lebih mungkin menggunakan media pengajaran.
2.
dukungan terhadap isi bahan pelajaran. artinya, bahan
pelajaran yang sifatnya fakta, ptinsip, konsep dan generalisasi sangat
memerlakukan bantuan media agar lebih muydah dipahami siswa.
3.
Kemudahan memperoleh media. Artinya media yang
diperlukan mudah diperoleh, setidak-tidaknya mudah dibuat oleh guru pada waktu
mengajar. Media grafis umunya mudah dibuat oleh guru tanpa biaya yang mahal
disamping sederhana dan praktis penggunaannya
4.
Keteramoilan guru dalam menggunakan apapun jenis media
yang diperlukan syarat utama adalah guru dapat menggunakannya dalam proses
pengajaran. Nilai dan manfaat yang diharapkan bukan pada medianya, tetapi
dampak dari penggunaannya dalam interaksi bagi siswa selama pengajaran
berlangsung.
5.
Sesuai dengan taraf berfikir siswa, memilih media
untuk pendidikan dan pengajaran harus sesuai dengan taraf berfikir siswa.
Menyajikan grafik yang berisi data dan angka atau proporsi dalam bentuk gambar
atau poster. Demikian juga diagram yang menjelaskan alur hubungan suatu konsep
atau prinsip hanya bisa dilakukan bagi siswa yang tel;ah memiliki kadar
berfikir yang tinggi.
Adapun
beberapa kriteria yang patut
diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran sebagai berikut.
1.
Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Media dipilih
berdasarkan tujuan intruksional yang telah ditetapkan . secara umum bisa
mengaju kepada salah satu atau dua ataupun ketiga-tiganya yaitu ranah kogintif,
afektif, dan psikomotor.
2.
Tepat untuk mendukung isi pelajaran yang sifatnya
fakta, konsep, prinsip, atau generalisasi. Pada kriteria ini guru harus
memperhatikan keselaran dan kesesuaian dengan kebutuhan tugas dan mental siswa.
3.
Praktis, luwes, dan bertahan. Kriteria ini menuntun
guru agar memilih media yang mudah di dapat, murah dan sesuai dengan materi
yang akan diajarkan, juga media yang digunakan mudah dipahami oleh siswa dan
dapat dipindah-pindah kemana saja serta mudah untukmenggunakannya.
4.
Guru terampil menggunakannya. Ini merupakan kriteria
yang paling utama karena setiap media dapat dikatakan bermanfaat tergantung
bagaimana dengan cara guru untuk menggunakannya apakah dia bisa menggunakannya
atau malah membuat siswa bingung karena guru tersebut kurang menguasai cara
menggunakan media tersebut.
5.
Pengelompokan sasaran. Media yang digunakan pada
kelompok besar belum tentu bisa digunakan pada kelompok perorangan. Jadi guru
harus levih memperhatikan media mana yang tepat untuk digunakan oleh kelompok
besar, sedang, kecil, maupun perorangan.
6.
Mutu teknis. Misalnya kita menggunakan slide harus
memperhatikan kejelasan penulisan pada slide tersebut agar tidak terjadi kurang
efektifnya pada saat proses pembelajaran karena kurang terlihatnya tulisan isi
materi yang ditampilkan pada slide tersebut.
MODEL
ATAU PROSEDUR PEMILIHAN MEDIA PEMBELJARAN
Bila dilihat dari bentuknya ada
tiga model pemilihan media pembelajaran yaitu.
a)
Model Flowchart.
Yaitu model yang menggunakan sistem pengguran (atau eliminasi) dalam
pengambilan keoutusan pemilihan. Meskipun belum ada penelitian khusus
sepertinya model media ini dapat digunakan baik untuk menggambarkan proses
pemilihan media jadi maupun media rancangan.
b)
Model Matriks.
Yaitu model yang menangguhkan proses pengambilan keputusan pemilihan sampai
seluruh kriteria pemilihannya diidentifikasi. Meskipun belum ada penelitian
khusus sepertinya model ini lebih serasi untuk digunakan dalam pemilihan media
rancangan.
c)
Model Checklist.
Yang juga menangguhkan proses pengambilan keputusan pemilihan sampai seluruh
kriterianya diperimbangkan. Meskipun belum ada penelitian khusus sepertinya
model ini lebih sesuai untuk membakukan prosuder media jadi.
Heinich, dan
kawan-kawan (1982) mengajukan model perencanaan pemilhan dan penggunaan media
yang efektif yang dikenal dengan istilah “ASSURE” adalah singkatan dari
1.
Analiyze learners. Leasson development begins by
identifying your students’ unique attributes and learning characteristics.
Ø Determine level of
experience with using instructional materials, manipulatives, displays, and
exhibts.
Ø Consider the
students’ developmental levels in terms of working on their own, in pairs, or
in triads.
Ø Assess prior
knowledge brought to the learning experience.
2.
State standards and objectives. Objectives provide you
and your students with a guide to learning outcomes.
Ø Consider the type of
learning outcome that you wish to address: knowledge, skill, or attitude.
Ø Develop objectives
using school, state and/or national standards as guidelines.
3.
Select strategies, technology, media, and materials. Once
you know your learners and the desired outcomes for their learning, you need to
consider how the lesson will be designed (strategis) and what you and your
students will use (technology, media, and materials). Use the information on
instructional materials, manipulatives, displays, and exhibits discussed in
this chapter as the basis for selecting, modifying, or designing your
materials.
Ø Consider the types of
instructional strategies that can be supported by instructional materials,
manipulatives, displays, and exhibits.
Ø Preview and appraise
both commercially and locally produced materials.
Ø Adjust the
application to suit the specific nature of your students and objectives.
Ø Preview and appraise
both commercially and locally produced materials before using them with your
students. For printed materials use “Selection Rubric: printed materials.”
Ø Chose the format(s)
that will meet your needs
Ø Select the materials
based on how you want students to use the materials (in a learning center, as
individuals, or with a group).
Ø Select the materials
available in your classroom and at your school’s media center. Wouyld a real or
virtual field trip offer students the best learnin g experience?
Ø Use the apporopriate
guidelines for preparing text and designing bulletin boards appearing in this
chapter.
Ø Use the bulletin
board checklist within the chapter for assessing teacher-made or student-made
bulletin boards.
Ø Be certain that all
materials used have been cleared of any potential copyright issues.
4.
Utilize technology, media. And materials. The way a
teacher uses the media and materials in instruction will influence the way the
students learn.
Ø Use the appropriate
instructional techniques for the technology, media, and materials that you
select. Within this capter there are guidelines for when to use learning
centers, intrucionals modules, manipulatives, and exhibits
Ø Use the guidelines
for conducting field trips that appear in this chapter.
5.
Require learner participation. Get your students
inloved in hands-on activities to ensure that they are engaged in their own
learning.
Ø Use learning centers
to provide students with independent learning experiences.
Ø Allow students to
handle manipulatives when possible.
Ø Encourage students to
find the answers rather than just reading passively when using printed
materials. Supplement their reading with objectives or questions that direct
students to important content. Remember SQ3R!
Ø Find ways to actively
involve students before, during, and after the experience if you are having
them participate in a real or virtual field trip.
6.
Evaluate and revise. Assessing student learning is
important to determine whether they have achieved the objectives. And, you need
to reflect on the learning experience you designed by evaluating and revising
your lesson design and implementation.
Ø Determine the level
of attainment each student reaches toward achieving the objectives.
Ø Evaluate the
effectiveess of the instructional materials and displays surfaces.
Ø Evaluate your useof
the instructional materials and displays surfaces.
Ø Solicit feedback from
your students on the value of the learning center, instructional module, or
field trip.
Ø Revise your selection
of materials after you have determined how they have worked.
KESIMPULAN
Berdasarkan informasi
dan hasil pengamatan yang diperoleh selama penelitian, diketahui bahwa ada
perbedaan respon siswa dalam menerima materi pelajaran ketika guru menggunakan
media dengan tidak
menggunakan media. Ketika guru
menggunakan media pembelajaran untuk menyampaikan materi, siswa sangat antusias,
lebih aktif, dan daya tangkap terhadap materi lebih cepat. Hal tersebut sesuai
dengan manfaat penggunaan media pembelajaran yang dikemukakan oleh Arsyad (2011:25),
bahwa media dapat memperjelas penyajian pesan, meningkatkan dan mengarahkan perhatian
siswa, dan memberikan kesamaan belajar pada siswa.
Karena dari itu guru
harus memperhatikan cara pemilihan media agar tidak membuat adanya
ketidaksesuaian antara media dengan materi yang digunakan. Guru juga harus
memeperhatikan prinsip yang sudah dijelaskan, yaitu (a) Pemilihan media harus
sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. (b) Pemilihan media harus berdasarkan
konsep yang jelas. (c) Pemilihan media harus disesuaikan dengan karakteristik
siswa. (d) Pemilihan media harus sesuai dengan gaya belajara siswa serta gaya dan
kemampuan guru. (e) Pemilihan media harus sesuai dengan kondisi lingkungan,
fasilitas dan waktu yang tersedia untuk kebutuhan pembelajaran. Adapun guru
juga harus memperhatikan beberapa faktor serta adanya krtiteria dan prosedur
pemilihan media pembelajaran.
Hal
ini diharapkan agar guru bisa lebih tepat menggunakan dan memilih media dalam
pembelajaran agar tidak ada lagi ketidaksesuaian antara media yang dipilih
dengan materi yang digunakan, juga agar tidak adanya hal-hal yang tidak
diinginkan saat menggunakan media pembeljaran. Media pembelajaran juga bisa
membantu guru untuk mempermudah cara mengajar atau membuat siswa lebih mudah
memahami materi yang diajarkan oleh guru.
DAFTAR
PUSTAKA
Arsyad Azhar. 2013. Media Pembelajaran.
Depok: Raja Grafindo Persada.
Sanjaya Wina. 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta:
Kencana Prenada Media Group.
Sadiman Arief S,(dkk). 2009. Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan
dan pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Fatuhurrohman Pupuh. 2007. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: PT
Refika Aditama.
N. Sudirman,(dkk). 1992. Ilmu Pendidikan. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya Offset.
Yamin Martinis. 2013. Desain Pembelajaran Berbasis Tingkat Satuan
Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada press.
Smaldino Sharon. E,(dkk). 2007. Instructional Technology and Media for
Learning.
Ar-Risalah. Penggunaan Media
Pembelajaran Sebagai Penunjang Kegiatan Belajar Mengajar Vol XVII No.2 2016.
.png)
By
03.44

Nice kaka 😊
BalasHapusterimakasih informasinya
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusGood job derim :)
BalasHapusi like it :)
BalasHapusterima kasih ditunggu post berikutnya....
BalasHapusgood post....
BalasHapusi like it,,:)
BalasHapusWow daebak amazing, so greatfull unnie
BalasHapusgood job dede:) ilmunya sangat bermanfaat
BalasHapussemangat dedeku sayang, ditunggu post selanjutnya
BalasHapusgood post :)
GOOD LUCK
BalasHapusgood
BalasHapuskereeeeen
BalasHapusbagus banget kita jadi bisa memilih media yang tepat untuk diterapkan pada pembelajaran
BalasHapusbermanfaat ^_^
BalasHapusmakasih artikel
BalasHapusgood, sangat bermanfaat :)
BalasHapusGOOD post dek:))
BalasHapusartikelnya sangat bermanfaat :)
BalasHapuswah artikelnya bermanfaat :-)
BalasHapusSangat bermanfaat untuk saya sebagai calon guru
BalasHapusartikel nya bermanfaat buat kita sebagai calon guru, terimakasih ..
BalasHapusgood post ^^
sangat bermanfaat sekali. terimakasih atas ilmunya:)
BalasHapusgood post! keep it up :)
BalasHapussemangat terus yah :)
BalasHapusinsya allah bermanfaat .. 😊
BalasHapusterimakasih,,ilmunya bermanfaat
BalasHapussemangat calon guru muda
BalasHapusgood postnya kk
BalasHapusi'm like your post just like your post :))
BalasHapusmantap nih media pembelajarannya..
BalasHapusuniversitas djuanda
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus